Kelebihan & Kelemahan UN 2011

Posted by Admin |

UN 2011 tingkat SMA atau yang sederajat sudah ada di depan mata, dan setelahnya akan menyusul UN SMP dan yang sederajat. Nah, sekarang ini saya akan berusaha membahas tentang kelebihan dan kelemahan UN 2011 ini.

Saya coba untuk menyingkirkan masalah kontroversi UN yang masih saja dipermasalahkan. UN 2011 sudah di depan mata, sudah terlalu terlambat untuk menolaknya. Jadi, pilihan kita sebagai pelajar hanya menghadapinya saja. Selain itu, kita harus mengetahui apa saja kelebihan dan kelemahan UN 2011 ini.

Berikut ini adalah pendapat saya :

Kelebihan UN 2011

- Menurut berita terbaru yang saya dapat, ada 8 Paket pada Ujian Nasional tahun ini. Tapi, 3 diantaranya hanya paket soal cadangan. Jadi, tetap ada 5 paket utama.

Mekanismenya, jika ada 1 soal yang rusak. Maka akan digantikan dengan paket cadangan. Jadi, dengan hal ini bisa meminimalkan kecurangan siswa.

- Distribusi soal dan paket jawaban dilakukan ke setiap sekolah 1 hari sebelum UN atau pagi hari saat UN berlangsung. Paket soal dijaga diawasi oleh Dinas Pendidikan, Polisi dan aparat terkait.

- Nilai UN bukan satu-satunya penentu kelulusan, nilai UN hanya menyumbang 60% dari nilai keseluruhan. Sementara 40% lagi disumbang dari nilai rapot selama 5 semester dan nilai Ujian Sekolah.

Kelemahan UN 2011

- Distribusi soal belum merata dan sama. Ada beberapa wilayah yang distribusi soalnya sudah dilakukan lebih awal. Alasannya karena ada di pulau yang jadwal pelayaran ke pulau tersebut sangat terbatas dan jarang. Masalah ini mungkin sudah ada sejak UN tahun sebelumnya, hal ini harusnya tidak terjadi karena harus serempak secara nasional.

- Belum ratanya kualitas pendidikan. Kalau seandainya kualitas pendidikan di setiap daerah di seluruh Indonesia sama. Mungkin UN bisa lebih diterima lagi. Sayangnya, kelemahan ini adalah yang paling sulit diatasi.

- UN 2011 masih saja menjadi momok menakutkan bagi para siswa dan menyebabkan efek psikis yang cukup luar biasa bagi siswa. Setidaknya begitulah maksud dari Komnas Perlindungan Anak sehingga membuat posko pengaduan UN di 33 provinsi.

Laporkan Artikel · Kirimkan Umpan Balik

1 komentar

Minggu, 24 April 2011 20.02.00 WIB

,.,wh saya ksih saran ni buat DIKNAS mending semua dipakek aj,.,.UN dipakek,.,tpi dengan rata" jg dipakek,.,

KIRIMKAN KOMENTAR ANDA. NO SPAM!

Komentar terakhir

Copyright© Ladang-Hijau @2010. All Rights Reserved.